Kabar DU

“Luruskan Niat Kita dan Ajak Santri Perbaiki Niatnya”

  • Author: 

Darul ‘Ulum, 15 Agustus 2018 – “Luruskan niat kita dan ajak santri perbaiki niatnya. Niat pengajar harus tulus karena Allah, niat santri menuntut ilmu juga harus lillahita’ala. Sehingga saat mengajar kita bisa ikhlas, saat belajar santri bisa menunjukkan sikap haus ilmu.” Demikian diungkapkan oleh Ustadz Zulfahmi, S.Pd.I dalam pengajian rutin khusus asatidz Darul Ulum, Rabu (15/8) ba’da isya di perpustakaan Dayah Modern Darul Ulum.

Niat memegang peranan penting dalam segala hal. Termasuk dalam ibadah. Sempurna niat, maka sempurnalah ibadah. Jika niatnya tidak benar, maka demikianpun keseluruhan ibadahnya. Khusus dalam belajar mengajar, niat belajar tidak boleh untuk mengejar kehidupan duniawi, menyombongkan diri atas orang yang masih kurang ilmunya, untuk dipandang baik oleh orang lain, atau lainnya.

Ustadz Zulfahmi menggarisbawahi, bahwa kesempurnaan niat lillahita’ala bisa membawa diri dalam keberkatan ilmu. Sebab dalam menuntut ilmu tidak hanya berhenti pada mengetahui tata cara saja, namun juga harus bermuara pada keridhaan Allah swt bagi si murid. “Jangan beri celah timbulnya rasa sombong dalam diri kita saat mengajar. Sebab ilmu itu datangnya dari Allah, bukan dari kita.” Katanya.

“Kita beribadah juga bukan untuk sekedar menyelesaikan kewajiban. Tapi juga harus sampai memperoleh ridha Allah. Untuk itu harus disertai dengan pemahaman yang baik tentang syarat, sah batal, dan lainnya. Itu pun harus dengan ilmu.” Lanjutnya.

Ustadz Zulfahmi juga mengingatkan bahwa guru harus membimbing muridnya agar mampu meluruskan niatnya dalam belajar. Niat mereka harus dilatih agar bisa tetap dalam kondisi baik. Jika belajar untuk tujuan yang tidak baik, maka baik murid maupun guru bagai bersekutu dalam maksiat. “Bagai memberikan pedang pada pencuri. Itu sangat berbahaya. Maka betulkan niat murid-murid kita juga agar bisa lillahita’ala agar kelak mereka bisa menjadi santri yang berakhlak baik, ‘alim, santun dan menjadi panutan, tidak menjadi sombong karena banyak ilmunya.” Sebutnya.

Pengajian rutin asatidz Darul Ulum ini berlangsung setiap Rabu malam ba’da maghrib. Pengajian ini diasuh oleh Ustadz Zulfahmi, alumni Dayah Raudhatul Hasanah Al Aziziyah Samalanga dan Ustadz Amrul Siddiq, Lc Alumni Darul Ulum dan Al Azhar Mesir. Keduanya merupakan guru dan pembina tetap Darul ‘Ulum.

Selain dihadiri asatidz, Pimpinan Dayah, Ustadz Luqmanul Hidayat, M.Ag juga turut hadir dalam pengajian kali ini. Ustadz Luqman menyampaikan bahwa kegiatan ini wajib diikuti oleh seluruh pembina. Selain untuk mengulang kembali ilmu-ilmu yang telah dipelajari dulu di dayah, juga sebagai ajang silaturrahmi pembina Dayah Modern Darul ‘Ulum. (admin)

    

Leave a Reply